• Penandatanganan Nota Kesepahaman & Perjanjian Kerja Sama
    Penandatanganan Nota Kesepahaman & Perjanjian Kerja Sama
    Universitas Brawijaya dan Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
  • BEM Pengabdian Masyarakat
    BEM Pengabdian Masyarakat
    Panti Asuhan Nur Fisabilillah Hasanah
  • Mahasiswa Juara
    Mahasiswa Juara
    Juara II Lomba Musik Insevent 2023
  • Mahasiswa Untag Samarinda
    Mahasiswa Untag Samarinda
    Amadeus Geraldo menjadi Narasumber di RRI Samarinda
  • Management

Untag Samarinda dan BAPPEDA Kalsel Teken MoU–MoA Dukung Perencanaan Pembangunan Musrenbang 2026

  • Category: Berita
  • Published: Tuesday, 07 April 2026 09:14
  • Written by Zainal Arifin
  • Hits: 16


Samarinda, 7 April 2026 — BAPPEDA Pemprov Kalimantan Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Psikologi Untag Samarinda melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) pada Selasa (7/4/2026).

Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam mendukung proses Perencanaan Pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026. Penandatanganan tersebut menandai komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi akademik.

Melalui kesepakatan ini, Fakultas Psikologi Untag Samarinda menyatakan kesiapan untuk berkontribusi aktif dalam berbagai aspek pembangunan daerah, khususnya melalui kegiatan riset ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pemberian rekomendasi berbasis kajian akademik.

Perwakilan BAPPEDA Kalsel menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan pembangunan yang lebih komprehensif, termasuk mempertimbangkan aspek psikologis dan sosial masyarakat dalam perencanaan kebijakan.

Sementara itu, pihak Fakultas Psikologi Untag Samarinda menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam Musrenbang menjadi langkah strategis untuk memastikan kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran dan berbasis data.

“Melalui penandatanganan MoU ini, Untag Samarinda siap berkontribusi dalam riset, pengabdian masyarakat, dan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujar perwakilan fakultas.

Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat Kalimantan Selatan, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.